AKU

Menikah dgn Orang Perancis dan Tinggal di Perancis bagian 1

Posted by juliach on March 18, 2008

Aku mendapat e-mail dari seorang wanita Indonesia yang menikah dengan orang perancis dan sekarang tinggal di Perancis. Dia mengontakku setelah membaca artikelku di HOREEE!!! AKU LULUS UJIAN RAMBU-RAMBU LALULINTAS  dan menanyakan bagaimana caranya mendapatkan SIM di Perancis.

Aku membalasnya begini :

Dear Eli,Terima kasih sudah berkunjung ke blog-ku. Ternyata ada sedikit berguna juga.Aku senang sekali kalau kamu berusaha beradaptasi, karena orang Perancis sangat menghargai kita (sbg orang asing) yang mau berusaha. Apalagi kamu sudah menikah dan tentunya pengen mempunyai anak yg tentunya akan lebih repot lagi jika tidak bisa berbahasa perancis dan setir mobil.Syaratnya:
– Mempunyai Titre de séjour/carte de séjour. kalo belum punya sabar dikit
– Berbahasa Perancis
– daftar di auto-école
– jika sudah bisa setir mobil dan punya sim indonesia “lebih baik “, paling tidak bisa lebih hemat tak wajib latihan menyetir 20 jam (minim).
Untuk belajar bahasa Perancis yang gratis:
– IFPA
– APP (yang ini kamu harus punya pendaftaran di ANPE yg menyatakan kamu cari kerja)
Mungkin ada organisasi yang lain (mungkin setiap daerah lain-lain namanya) yang gratis. Coba tanya di Mairie, Asisten Social atau ANPE. Sepertinya kamu wajib belajar bahasa perancis untuk mendapatkan Titre de Séjour yang jangkanya 10 th.

Bisa berbahasa Perancis ini penting sekali, sedikitnya kamu ngerti karena harus lulus ujian rambu-rambu lalu lintas dulu sebelum pelajaran praktek setir mobil. Biasanya kita belajar rambu-rambu lalu-lintas memakai CD/TV di ruang kelas atau kalau ngak pengen keluar rumah bisa pakai internet.

Ketika belajar praktek setir mobil, intrukturnya pakai bahasa perancis pula. Hampir semua orang (kecuali di kota-kota besar) tidak bisa bahasa ingris.

Biaya auto-école bervariasi, mulai 760 Euros sampai 2000 Euros bahkan lebih. Maka harus cari paket (forfait) yang paling murah/harus tanya-tanya di semua auto-école.

Harus juga nekad sih!!!!

Ini no. telp. aku : HP: 06 72 55 60 71 rumah: 03 85 80 22 03, jika kamu mau telp. untuk tanya-tanya atau sekedar ngobrol.

Bon courage.
Julia

Lalu dia menjawab kembali, begini:

Hallo Mbak,
Terima kasih buat jawabannya ya. Iya, saya mau sekali beradaptasi dengan segala sesuatu di sini dan saya sudah berusaha, ternyata susah sekali. Mungkin karena konsentrasi saya terbagi bagi.
Saya baru aja nglahirin Mbak, 13 Februari kemarin. Jadi lagi repot repotnya. Apalagi sendirian. Waktu datang ke sini untuk bener2 menetap, saya lagi hamil 6 bulan, jadi untuk kursus bahasa, dll gak bisa full time. Saya sudah kursus di Alliance de Français (cuma sebentar) sampai private di rumah, krn hamil tua dan sekarang punya baby. Jadi ya itu, konsentrasi saya gak bisa penuh, di samping harus “berjuang” sendiri untuk beradaptasi, karena gak di dampingin suami untuk proses adaptasinya.
Untuk pergi ke auto ecole aja saya masih ragu2 walau kepengen sekali, karena ninggalin anak, walau ada baby sitter yang dateng 2 kali seminggu, tetap aja ragu, di samping kendala bahasa tadi.
Saya di wajibkan kursus bahasa di CLPS oleh ANAEM, gratis, nanti bulan September (seharusnya April, setelah negosiasi mereka mau undur sampai proses menyusui selesai 6 bulan).
Mbak tau auto ecole ECF? Kayaknya dia punya banyak chain, bagus gak ya?
Ya, rata2 harga kursus di sini sekitar 800 an €
Mau nekad, tapi belum full nekad (ragu2) karena masih mikirin anak.
Ok, terima kasih ya Mbak. Nanti aku contact2 lagi.
A plus
ELI

Membaca balasannya, sepertinya pesanku tidak tertangkap dengan jelas, imajinasiku melayang bahwa Eli ini masih sangat muda dan pendidikanya maks. D3. “Sorry ya El, ini hanya gambaranku saja, bukan under estimate kamu. Jangan kawatir, aku tetap mau membantumu. “

Buat apa belajar setir mobil jika belum bisa berbahasa perancis. Emang kita ini orang Turki /Aljazair/Maroko yang populasinya lumayan banyak sehingga ada penterjemah, walaupun bayarnya lebih mahal.

Walaupun tidak ditemani suami untuk beradaptasi, tidak jadi masalah. Aku juga sama saja, malah aku ibu single parent (tidak punya suami) punya 2 anak. Aku yakin dia masih tetap bisa

Yang terpenting sekarang adalah belajar bahasa perancis sambil nunggu Titre/Carte de Séjour-nya keluar. Titre de séjour ini agak lama bisa jadi 5 bulanan.  Eli bisa mengontak kembali  CLPS atau ANAEM untuk mengubah program belajar. Lebih baik kursus bahasa Perancis dimulai secepatnya, bulan April. Mumpung gratis, gunakan semaksimalnya.

Jika sudah mempunyai bayi dan sudah ada yang momong (baby-sitter/mertua/teman) khan sudah lumayan enak. Bisalah anak ditinggal sekalian Eli punya alasan untuk berganti suasana di pikiran. Tidak di rumah terus melihat bayi dan pikirannya melayang-layang ke Indonesia tentunya dan secara de facto dia ada di Perancis bersama sedabrek permasalahannya. Hati-hati saat ini Eli bisa terkena Baby blues syndrome.

Lagi pula bayi itu kerjaannya hanya tidur dan netek 7-8 kali per hari. Kalau tidur ya ditaruh saja di box-nya, tidak perlu di gendong-gendong atau ditungguin. Jika  bayinya minum ASI, bisa pakai botol. Pergilah ke dokter umum dan minta ordonance (serep) untuk pinjam sedotan ASI yang pakai mesin (biar cepet dan ngak capek) di apotek. Ini diganti oleh Securite Sosial.

Setelah 6 bulan kursus bahasa Perancis, Eli bisa mulai daftar sekolah setir mobil. Mungkin bagi Eli ini biayanya lebih dari 800 Euros. Paket 800 Euros ini jika ujian rambu-rambu lalu-lintas dan ujian akhir setir mobilnya lulus sekali saja. Banyak orang (bukan hanya orang asing, tapi orang Perancis pula) yang tidak lulus ujian lebih dari 2 kali, ada yang mengulang sampai 5 kali. Untuk itu Eli bisa membeli CD/DVD code/rambu-rambu lalu lintas di auto-école atau di hypermarché. Sebagai info, aku belajar rambu-rambu lalu lintas ini dari bulan November 2007 (2x seminggu) dan ujiannya di bulan febuari 2008. Cukup lama bukan belajarnya, aku hanya mau pastiin supaya cukup sekali saja ujiannya karena keuanganku mepet. Belum lagi kalau Eli ragu-ragu, maka belajar praktek setir mobilnya tidak lagi minimal 20 jam, malah bisa lebih. Aku punya teman dari Vietnam yang harus praktek 30 jam setir mobil, inipun ujian prakteknya tidak langsung lulus sekali, harus 2 kali baru lulus. Nah, siapkan saja uang kira-kira 1 200 Euros s/d 1 500 Euros.

Kelihatanya suami Eli ini orang yang mampu secara finansial, kita bisa lihat karena dia pernah belajar di Allience de Français, kursus privat dan memiliki baby-sitter walaupun dia ada di rumah. Bagi kalian yang kurang mampu, biaya kursus di auto-école ini bisa minta bantuan dari pemerintah. Silahkan kontak di mana anda dan suami/istri membuka account di bank. Pinjaman ini sampai dengan 1 200 Euros dengan bunga 0 % dan pengembalian 1 Euros/hari (jadi 30-31 Euros/bulan). Syaratnya kalian berumur antara 18-25 tahun.

Kesimpulan :
- SIM di Perancis = kebebasan untuk bergerak, karena tanpa SIM ruang lingkup kita berkurang. Kecuali bagi yang nekad seperti aku, bisa suruh-suruh orang untuk antar/jemput atau nyetop di jalan untuk numpang (di kota kecil transport umum jarang dan tidak sembarang jam/berhenti, tidak seperti angkot/bis/ojek di Indonesia).
- Harus belajar bersabar, semuanya harus dipelajari tahap demi tahap. Percuma sistem kilat seperti di Indonesia.
- Untuk di mana saja, walaupun ragu-ragu jangan ditunjukkan (orang yang ragu-ragu bisa dibaca dari wajah). Nah, ini makanan empuk bagi orang jahat. Sedikit nekad itu perlu koq.
Selamat berusaha.

61 Responses to “Menikah dgn Orang Perancis dan Tinggal di Perancis bagian 1”

  1. eshape said

    wah kok jadi terasa enak ya di indonesia, padahal pingin banget ke perancis deh, liat Zidane…!:-)

    mbak kayaknya memang punya semangat yang lain dari cewek pada umumnya, sangat mandiri dan “smart”

    salam dan semoga sukses selalu..

    Lihat Zidane itu mahal sekali! Mending lihat aku saja. Di semua tempat itu ada enak dan tidaknya. Tinggal kita sendiri yang harus adaptasi secepatnya.

  2. Luthfi said

    Memang tinggal di luar harus bener2 bisa mandiri ya Mbak. Kalau bagi yg belum pernah ngalamin, pasti mikirnya tinggal di luar itu senangggg mulluuu…

    Padahal ya sama saja kek tinggal di Indo. Ada susahnya, ada nikmatnya juga.

    Hahahaha….memang betul dan kalo pulang kampung dianggap punya duit banyak. Orang sekampong pada minta jatah.Wakakakaka……..padahal aku sekarang lagi cuti panjang ngurus anak-anak.

  3. papabonbon said

    kalau sama saja, mendingan di indonesia dunk .. :)

    Yang enaknya : punya anak dapat jatah dr pemerintah dr hamil 5 bulan-3th, dapat prime melahirkan, berhak tidak kerja sampai anak umur 3th, ada kurus tapi digaji, pendidikan/kesehatan/hari tua terjamin. Cuti kerja tapi dibayar di sini minim 5 minggu/tahun. Cowokku malah dapat 2 bulan! Yg enggak enaknya semuanya dikerjain sendiri, tapi pria di sini juga sering andil dlm urusan rumah tangga : cuci piring, membersihkan lantai, masak, jemput anak,belanja, dll.

  4. hallo mbak ,

    saya tidak sengaja menemukan blog anda ini dan berharap bisa membantu dan memudahkan urusan mengenai pernikahan . saya wanita indonesia mempunyai pacar pria perancis kemungkinan akan melangsungkan pernikahan dengannya . nah … , saya bingung bagaimana birokrasinya dan agama saya adalah moeslem .
    terimakasih mbak dan salam keluarga indonesia diperancis .

  5. Astri said

    wah asik juga ya ada sistem yang jelas dengan berbagai alternatif (kursus gratis dan berbayar) yang sebenarnya ditujukan untuk memudahkan kita.
    hmmm… yang penting mau adaptasi dan mandiri :D

  6. fisil said

    bonjour Julia,
    salam kenal dariku. senang sekali bisa baca blogmu
    karena infonya bagus banget. aku akan menikah oktober ini dengan pria asal Avion Nord Pas de Calais, kota kecil dekat Lens dan akan ke prancis Juli ini
    senang sekali kalau suatu saat kita kontak
    merci d’avance
    amicalement,
    fisil

    Salam kenal kembali dan terima kasih ya kunjungannya.

    Silahkan kalo mo kontak telp. aku di 06 72 55 60 71

  7. MESI said

    Mbak saya mau tanya, sebelum mbak ke france, prosesnya lewat ANAEM atau tidak ??? jika ya berapa lama proses untuk dapat visa, thank you sebelumnya.

    Anaem= Agence National de l’Accueil des Etrangers et des Migrations diresmikan th 2005. Salah satu fungsinya adalah menerima warga asing dan menyiapkan mereka untuk berintegrasi di Perancis. Jika ingin tahu selebihnya silahkan kunjungi Anaem di http://www.anaem.fr/. Sedangkan aku masuk ke Perancis th. 1997. Dulu proces mendapatkan visa hanya 4 hari kerja untuk tourist dan 2 minggu utk yg mo menikah/study. Sekarang sepertinya lebih lama lagi : 10 hr kerja untuk visa kunjungan pendek dan 2 bulan untuk visa tinggal lama.
    Jika anda ingin berkunjung/tinggal di Perancis, anda bisa bertanya langsung ke Kedubes Perancis di Jakarta atau kunjungi situs ini http://www.vfs-fr-id.com/bahasa/index.aspx.

    Selamt mencoba dan semoga berhasil.

  8. ike said

    hi mbak,aku ike….
    aku baru baca ini,aku lg blajar bhs prancis…
    n rencana mau blajar ke prancis…
    aku denger sampe sana kita hrs kursus 6bln lg sblm kul…
    nah ktnya biayanya mahal skalii,,,
    aku liat di atas td ada yg gratis…itu dmn?
    aku pengen kuliah perhotelan n maunya yg biayanya msiii bisaaa lhaaa…ada saran?makasiiii yahhh

    Paling tidak belajar bahasa asing itu tidak percuma.
    Untuk prosedurnya aku kurang tahu. Aku tidak pernah sekolah di Perancis & anak-anak masih kecil-kecil. Begitu juga utk beasiswa. Sekolah di sini tidak terlalu mahal seperti di Indonesia. Tetapi biaya hidupnya yang mahal sekali. MSIII apa itu ya?

  9. MESI said

    Hi mbak Julia, ini tulisan saya yg kedua, Le harve itu dekat pelabuhan ya ?? Tempat nya gimana sih ??
    Jika saya di indonesia pernah kerja di Carrefour, apakah ada kemungkinan saya bisa bekerja juga di Carrefour france kalau ada referensi dari Carrefour disini.

    Apakah mudah mendapatkan bahan2 untuk memasak resep indonesia di france ??

    Thank you

    Betul: Le Harve itu dekat pelabuhan container international………tempatnya di sebelah barat laut Perancis……..sebelah barat kota Lille…….
    Mungkin saja, jika kamu bisa bahasa Perancis.

    Resep indonesia? Gampang-gampang susah. Jika ada toko Cina di kota itu, mungkin bisa di dapat bahan-bahannya, kecuali daun salam, daun kemangi (bisa di dapat di paris), kluwek. Tapi kau bisa order dari hamburg di http://www.tokoindonesia.de

  10. allevia said

    Bonjour Julia,

    Salam kenal. Aku baru dapat beasiswa untuk lanjut studi. Suamiku sudah studi di sana. Aku udah punya dua anak balita. Aku mau tanya kira-kira untuk urus visa anak-anak gimana ya? Apa mereka perlu jaminan khusus? Maksud aku rekening koran antara aku dan suami untuk bisa mencover anak-anak. Kira-kira Julia tahu berapa uang jaminan untuk 2 anak ya?? Makasih banyak

    Amities

    Via

    Aku jawab via email saja

  11. Kiki said

    Mba julia,

    aku baru baca blog mba, isinya bagus2 =)
    mw tanya boleh mba?
    kalau asuransi URSSAF itu apa ya mba?
    kalau untuk karyawan yang mau ke Perancis, tapi ga sepenuhnya kerja (hanya untuk mengawasi proyek), apa perlu memakai URSSAF juga?

    makasiy ya mba

    Aku akan jawab di artikel berikut beberapa hari lagi. Karena untuk menjawabnya sangat kompleks sekali.

  12. Kiki said

    oke mba, makasiy ya =)

  13. […] sebut saja Kiki menanyakan soal Urssaf di komentar di Menikah dengan Orang Perancis dan Hidup di Perancis. Dia mengatakan akan bekerja paruh waktu di Perancis sebagai Controller di Proyek. Pertanyaannya: […]

  14. […] sebut saja Kiki menanyakan soal Urssaf di komentar di Menikah dengan Orang Perancis dan Hidup di Perancis. Dia mengatakan akan bekerja paruh waktu di Perancis sebagai Controller di Proyek. Pertanyaannya: […]

  15. dyfa said

    Salut mbak, tu vas bien?
    udh lama aku g baca blog ini. ternyata banyak yg baru n lebih bermanfaat untuk dibaca. aku baru datang dr liburan panjang (5MOIS)di indonesia. Rasanya skrg aku sprt org asing yg baru pertama kali tinggal di pransis. harus beradaptasi lagi, perasaan ingin netap di indo aja.
    tp g mgkn krn suamiku org prncis. udh 2thn ini aq bljr bhs prncis, di AEFTI dari ANAEM jg, trus di AFIL, skrg pengen ikut lg di GREETA semuany gratis. Aq jg pingin ke auto-ecole,jd informasi diatas berguna sekali pour moi:)
    Selain itu, aq jg pengen cari kerja minim sbg FEMME DE MENAGE, utk cari kesibukan n menghilangkan kesepian, apalg skrg msh blm punya keturunan. Alors, ada usul g utk dpt pekerjaan ini??? krn aku udh bosen cari di anpe ato di journal.
    Memang g mudah untuk hidup di negara asing. Kalo baca cerita mbak, aku salut atas semangat n nekadnya:)
    “Untuk siapa aja yg mau nikah dgn org perancis di indo, agama apapun mengurusnya di konsulat / keduataan perancis di indo. Dsana mrk beri tahu persyaratannya. pengalamanku g susah kok, cuman sabar aja krn byk yg di minta tentang surat2 dr calon suami yg di perancis. kl lengkap g ada mslh. dlm wkt 2bln, bs menikah di indo. visany bs dberi dlm wkt 2minggu setelah nikah (yg pasti udh punya paspor dl:)and udh punya buku nikah(livre de mariage)”
    Voila, BON COURAGE!

    Kau berhak bekerja apa saja. Walaupun kau punya ijasah bertumpuk, kau juga berhak bekerja sebagai pemetik anggur koq.

  16. dije said

    Mbak Juli, mo nanya klo di pilem MR. Bean yang Holiday itu lokasi shootingnya dimana ya, kok nature banget gitu en pantainya dimana?, udah liat pilemnya belum ya

    Waduh, sudah lihat tapi terpenggal-penggal. Maklum tak punya pembantu yg mengurus rumah dan anak.

    Tapi memang betul pantai di sini semua bersih. Tahu enggak S. Seine (yg melintas di Paris) sekarang termasuk bersih, karena terbukti kedapatan ada ikan salem yang masuk ke sungai itu.

  17. seno said

    salam kenal. numpang baca2. seno

  18. Lisma said

    Dear mbak Eli,

    Salam kenal, sy baru tinggal di perancis hampir 2 bulan & tinggal dgn suami di Hellemmes, Lille. mbak dimana nya ya? senang sekali kalau abisa kenal banyak org indonesia yg tinggal disini & bisa berbagi pengalaman.
    sy belum bisa bhs perancis karna tidak tahu mau belajar dimana, kebetulah sy baca salah seorang diblog mbak, dia belajar bhs perancis di AEFTI, ANAEM, AFIL, GREETA, apa mungkin sy bisa mengontak mereka ya? sukur2 gratis.. sy sudah dpt carte de sejour tp sementara karna masih menunggu agen yg akan mengontak sy, carte de sejour nya berlaku sampai 3 bulan setelah itu bisa diperpanjang lg kalau agen yg ditunjuk belum jg menghubungi sy.
    Oya mba, sy lihat no telp mba, apa boleh sy menghubungi mba?

    itu saja dulu dari saya, terimakasih sebelumnya

    Lisma,
    03 20 47 87 47
    lismapaul@ymail.com

    Kursus wajib sepertinya diselenggarakan oleh ANAEM, tapi ada juga kursus gratis lain seperti IFPA, APP,…setiap kota belum tentu ada semua. Coba tanya ke Mairie setempat. Nanti aku bantuin cari juga deh!

    Pokoknya sabar! Ngak perlu tergesa-gesa kayak sistem di indonesia serba instan! Nikmati hidup ini.

    Selamat berbahagia!

  19. Lisma said

    waduh salah tulis ‘dear mbak eli’ harusnya mba Julia.. he he sorry mbak.. maklum pendatang baru ;-)

    Nga papa, senang sudah kenalan per telpon!

  20. yulia said

    Wah….. Kalo boleh minta email nya mbak julia dunk…

    Salam kenal,
    Yulia
    Medan – North Sumatera
    Indonesia

    Sudah aku kirim lewat email

  21. Fufu said

    mantep mbak blog nya….siiip… rating 1 buat blog mbak..soalnya aku suka :)

    Terima kasih. Semoga artikel ini banyak berguna bagi siapa saja.

  22. Devi said

    Chere Juliach,
    blog ini sangat membantu.. :)
    kalau boleh, saya ingin bisa tanya-tanya sama Mbak via email.
    btw, bagian 2-nya cari dimana ya ?

    merci beaucoup,
    Devi

    Bagian keduanya belum dibuat sayang! Silahkan kontak via email!

  23. mesi said

    mbak mau tanya, kalau sudah belajar bahasa french, lalu khan terakhir ada tes dari anaem, biasanya apa sih yg ditanya oleh mereka, kalau tesnya oral.

    thank you ya

    Ya test saja, supaya mereka tahu sampai di mana kemampuanmu. Jika kemampuanmu hanya 0 (zero) mereka ngak bakalan masukin kamu ke level 2 atau 3. Maka kau harus belajar dari 0.

    Kursus di Anaem itu seperti kursus P4, kamu akan diberitahu hak-hak dan kewajiban sebagai pendatang baru dan ada kemungkinan menjadi warga negara Perancis. Supaya nantinya kau tidak ada masalah di Perancis.

  24. Marlina Silamba said

    Mbak, tau ga gara-gara baca blog Mbak Julia, jadi pengen belajar bahasa Perancis…hanya saja kalo kurang ngomong Perancis, agak susah pinternya yah, Mbak..
    salam kenal yah…aku suka banget artikel-artikelnya Mbak Julia..
    Merci beaucoup

  25. mmasngudi said

    lha ternyata blog manfaat ny luar biasa hebat.

    Trima kasih

  26. angie said

    Bonjour..

    Hallo mba Juliach,
    Wow..this blog is very interesting thx God I found it :)
    Mba..aku suka bgt belajar ttg perancis tp too bad
    Nilaiku jelek bgt utk bhs prancis wkt msh sekolah dl.
    And now I work for Sri Lanka’s company and I’d like to
    Work n live in France, to learn bout the culture
    Dan pengen tahu ttg kota Lyon, what is it like, mba?
    Is it hard to get a job there? Aku harus bagaimana utk
    Dimudahkan mendapat pekerjaan disana beside learn French
    Language.

    Regards,
    Angie

  27. Rheine Magoutier said

    Mbak, kalau boleh saya bisa byk pertanya ttg living 9in france, krn saya baru menikah dengan orang perancis dan byk hal pertanyaan yang saya tidak mengerti, kalau bisa saya mjinta alamat email??

    Thanks in advance..
    Rheine

  28. Lydia said

    Mbak2 yg cantik, bagi info syarat2 birokrasi di indo atau di france utk menikah dg orang prancis dong, aku dan pcrku rncana mau nikah, tapi bingung teramat sangat ttg prosedurnya apa saja…. mohon bantuan mbak2 cantik sekalian yah, hehehe… trus kalian menikah nya dimana? di indo atau di prancis? share2 pengalamannya dong… salam kenal… :)

    Thanks in advance
    Lydia

  29. yolanda said

    bonjour mba,

    thanks bangets.. aku nemuin blog ini ga sengaja… krn selama ini aku bener2 buta mengenai perancis, gimana nikah dng orang peranciss..uuuppss lum dibahas yah di sini hehehehe..
    klu ada pembahasan mengenai ini ak jg mau dunks di info yah.

    mba, tinggal dimana? rencananya akhir tahun ini aku akan ke clement farand..(sorry klu salah ketik) sapa tau bisa ngobrol2.
    soalnya bhs perancisku masih bener2 0 niy :P

    merci
    yolanda

  30. jolie said

    duh senengnya ketemu blog ini, byk info menarik .. oia jeng.. aku merit ma pria prancis dah tinggal disini 6 bln, kira2 cari kerja disini susah ngak ya ? aq lulusan univ swasta di jak.. tp blm pede liat2 kerjaan, krn bhs ku msh hancur.. tolong donk info nya..

  31. Gemmy said

    Salut Julia,

    Aku bulan Juli ini mo nikah di Perancis dan setelah itu tentunya menetap di sini juga. Sekarang sih statusku masih mahasiswa (graduate) tapi karena beasiswaku mengharuskan 1 tahun di Perancis dan 1 tahun di Jerman, jadinya sekarang tinggal di Jerman deh..

    Berhubung udah pasti bakalan tinggal di Perancis, kan lumayan nih kalo ada teman ato kenalan baru yang udah lama di sini biar bisa tanya2 ato kalo lagi libur barangkali bisa main.. Julia tinggal di mana? Tahun kemaren aku sekolah di Besancon (ini pake keyboard Jerman jadi enggak ada cedille) ya nti tinggal di situ soalnya calon suamiku kan dosen di sana.

    Tentang belanja bahan makanan ternyata kita sama aja ya, beli ke toko indonesia yang di hamburg itu (tapi kalo beli tempe mesti ditungguin waktu mereka kirim, dulu pengalamanku gak sempet ketemuan sama si delivery-nya jadi ketunda, eh begitu buka paket tempenya bikin bau 1 apartemen, untung pacarku maklum, namanya juga makanan fermentasi.. hehehe)

    Trus mengenai hidup di negeri orang mesti mandiri emang bener banget sih. Semua “kemanjaan” hidup di Indonesia tuh mesti dirubah. Padahal gak susah2 amat koq, cuma biasanya udah ketuaan waktu keluar dari Indo jadi bilang “ah enakan di Indo, ada pembokat, ada tukang nasgor di pojok jalan dsb”.. Kalo aku bilang sih yang terutama kita harus disiplin diri.

    Misalnya mo bawa lunch untuk kuliah ato ngantor, ya masak aja malemnya, masukin kotak, pagi2 bangun panasin di microwave dsb. Trus abis makan langsung cuci piring biar numpuk.. Pokoknya hidup kita nih menyenangkan koq selama kita disiplin dengan diri sendiri.

    Yang aku suka sih karena gak ada macet trus urusan apa2 gak usah pake duit pelicin, semua serba jelas. Sampe aku jadi mahasiswa Indonesia yang studi di Jerman aja tetep punya Carte Europeen yang menjamin kalo aku sakit akan tetap ditanggung pemerintah Perancis. Soalnya statusku kan mahasiswa kampus Perancis yang dikirim pertukaran pelajar di Jerman..

    Belum lagi semua serba terjamin soal kesehatan sampe ganti kacamata aja ditanggung (walopun terbatas pilihannya).. Ada banyak kemudahan yang aku temui dengan hidup di Perancis. Ditambah lagi aku mo nerusin S3 dan mo kerja riset (yg kalo di Indonesia “kering” banget..)
    Di sini dengan gaji pegawai negeri, kita bisa hidup layak banget karena banyak tunjangan yang dikasih pemerintah.

    Hahaha, koq jadi curhat panjang gini ya.. Aku sih cinta Indonesia (jadi tetep WNI biarpun akan tinggal di Perancis dan aku bilang calon suamiku WAJIB belajar bahasa Indonesia supaya kalo kita dah punya anak, bahasa Indonesia tetap hidup, untuk komunikasi dengan keluargaku di Indonesia). Donc, je suis heureuse de lire ce que tu as ecrit surtout parce que je trouve une autre Indonesienne :)

    Bisous,

  32. Lina Tambunan said

    Chere Julia,

    JE suis tres contente de lire votre blog….je me marirai d’un francais dans quelques mois….et je voudrais bien faire la connaisance avec les indonesiennes qui vivent en france. J’espere que nous pouvons devenir amies et un jour peutetre on peut se rencontrer.

    Bisous,

    Lina

  33. harus sering2 belajar bahasa perancis nih biar bisa mengetahui rambu2 lalu lintas

  34. Samsiah said

    Mba yul, help me donk..saya ada rencana akan menikah dengan pria perancis. Saat ini saya sedang bekerja di Algeria dan sudah 2 kali saya apply Visa ke Consulate France yang ada di Alger ditolak mulu. Ada saran gak mbak apa yang harus kami lakukan?
    Thanks sebelumnya.
    Samsiah

  35. ulin nuha said

    salam kenal mbak,
    saya sangat tertarik belajar tentang bahasa prancis. mungkin dengan blog milik mbak ini, dapat membantu saya..

    btw, apa yang harus dipelajari belajar bahasa prancis pertama kali?

    makasih

  36. Sisca said

    hallo mbak Julia ,

    saya tidak sengaja menemukan blog anda ini dan sangat senang membacanya. saya berharap mbak julia bisa membantu dan memudahkan urusan mengenai pernikahan . saya wanita indonesia yang mempunyai pacar pria perancis tapi tingal di london. kemungkinan akan melangsungkan pernikahan dengannya di indonesia setelah itu baru ikut suami . nah … , saya bingung bagaimana birokrasinya dan dokume apa saja yang perlu diurus. dan agama saya dan pacar adalah moeslem.
    mohon bantuannya. kalau bisa kirim lewat email ya, mbak.
    terimakasih mbak dan salam keluarga indonesia diperancis .

  37. bobo said

    Bonjour Julia,

    Hallo mba, a mau tanya nih.a mau nikah dengan pacar ku bulan januari thn 2011.di thai karna kami beda agama.

    nah pertanyaan ku, setelah menikah apa a bisa langsung apply visa ke perancis,?

    kita udah kelamaan long distance relation nya 3 thn.jd rencana nya bulan maret 2011 dia mau a pulang bareng sama dia.

    thx ya :)

  38. mona said

    selamat siang mbak ,saya mona orang indonesia,dan sy punya cwok org prancis,,dan skarang sy di prancis nyusul cwoku skrg kami tgal bareng belum menikah ingin menikah dsini tapi tak tau caranya,,terimakasih jawaban embak sngat saya harapkan,,,

    dear
    mona

  39. Ratna said

    Saya senang membaca blog mba. Bisa minta alamat emailnya?
    Thanks.

  40. dimzzz said

    suatu inspirasi yg bagusss…………… :))
    I <3 fira……… :)

  41. tga said

    熱分析儀 TGA…

    […]Menikah dgn Orang Perancis dan Tinggal di Perancis bagian 1 « AKU[…]…

  42. tani said

    Dear Julia,

    Boleh minta alamat emailnya?

    Thanks a lot

  43. Murdita said

    Bonjour Madame Julia,je suis Murdita(Balinais)…….j’arrive en france avant 3 mois,c’est tres tres dificile ici…..mais je dois survive ici parce que mon femme est française.
    Saya sangat sangat terkesan dengan blog madame,sangat membantu(kebetulan saya lagi cek blog indonesia-prancis)terus ketemunya blog madame..
    Sekarang saya menunggu rendevouz avec l’ofii à 24 november.
    Di ofii,disuruh ngapain aja madame?….ada test bs prancis ga?…..o,ya sebelum ke prancis saya kursus bs prancis di Alliance Française Bali selama 1 tahun……
    Saya sudah daftar di pole emploi et saya udah ada rendevouz sama pole emploi,tapi hasilnya sangat mengecewakan(mereka bilang bs prancis saya belum cukup bagus untuk bisa bekerja di prancis)hiks,hiks,hiks…….
    Secara,saya kan baru nyampe disini,apa ga ad toleran dikit kek?……

    Menurut madame,comment vous pensez?…..saya udah daftar di man power(mungkin udah 50x,tapi lamarannya ditolak melulu,ga ada kesempatan sama sekali).
    Saya benar2 putus asa,tapi istri terus kasih semangat……
    Memang susah hidup di negeri orang,waktu di Bali saya kerja di ubud(nganter bule liat2 Bali dan sekitarnya)……
    Saya punya SIM B indonesia,mungkin sedikit gampang ya ngedapetin SIM dI Prancis kalo udah punya SIM indonesia?……
    Di Paris ada sejenis perkumpulan buat orang2 indonesia ga madame?…..
    Saya maunya ngobrol2 sama mereka(saya homesick madame,3 bulan jadi DRS(dirumah saja)…..
    Malu saya sam istri,dia kerja saya kejanya di rumah terus.

    Segitu dulu aja deh,ntar kebanyakan nanya malahan mubazir…..

    Mervi pour d’etre temps et merci pour explication.
    Salut,
    Murdita.

    • iluh said

      Hellooo beli murdita
      Saya iluh dari ubud, saya melihat kesan anda di internet, sekarang saya juga di paris dengan pacar saya, saya udh tnggl 4 buln dsni saya sms anda karena saya senang ada orang bali di paris, karena saya tidak begitu mengerti bahasa paris, dan saya tidak bgtu pya bnyak tmn disni, cm tmn” pacr saya sja

  44. tambang,energi,minyak,esdm…

    […]Menikah dgn Orang Perancis dan Tinggal di Perancis bagian 1 « AKU[…]…

  45. I’m not sure where you are getting your information, but great topic. I needs to spend some time learning more or understanding more. Thanks for wonderful information I was looking for this information for my mission.

  46. Harta Juni said

    blog yg sangat bermanfaat sekali.jadi pengen tinggal di paris.
    mbak..q mo nanya nih.cara mudah untuk mendapatkan permanent residencenya paris,ada websitenya tidak?juga klo mencari beasiswa semacam pertukaran pelajar SMA?kalau ada yg tahu,mohon dibantu ya..Terima Kasih.

    Juny Harta.

  47. ita marsita said

    salam kenal mba julia, seneng baca blognya…

    minta alamat emailnya ya……thx

    bella – batam

  48. khairuni astuti said

    salam kenal mbak julia,saya sgt senang membaca email mbak.saya minta email mbak iya?

  49. Eva said

    Salam kenal mbak julia…
    Sy indonesian,kebetulan suami malaysian dan sekarang sy tinggal dimalaysia.sy ada dua jagoan,yg pertama smp kelas 3 dan yg bungsu sd kelas 1..
    Rencananya bulan depan suami akn tinggal di perancis untuk urusan kerja dan desember 2012 sy akn menyusul kesana dengan ank2.. Sy mau minta bantuan informasi sekolah sma ama sd untuk ank sy,apakah ank sy bs masuk sekolah biasa ..sy sdh tanya ketemen2 sih katanya ank mereka,mereka masukan ke international school dan biayanya 280jt/th.. Btul apa enggak ya? Terimakasih atas bantuannya..

  50. Dewi said

    mbak minta alamat email dong…
    aku punya pacar perancis, dan rencana serius mau nikah..
    nyaris putus asa… hiks…

  51. Habibi said

    Good shoes I bought these shoes for my wife and I for running and other outdoor activities because I naturally run up on my forefoot and I hate wearing shoes with all of the extra padding that only adds bulk. We have had them for several months now and I no longer get shin splints when I run and uncover that I like walking around barefoot (real barefoot) significantly much more now. Go effortless when you

  52. Iluh said

    Bonjour Mba Julia,
    Salam kenal.
    Senang sekali saya baca blognya. Karena informasinya bermanfaat.
    Saya orang Indonesia, dalam waktu dekat mau serius nikah sama orang perancis dan langsung menetap disana.
    Saya belum pernah ke Perancis dan masih bingung dengan persyaratan pernikahan kami yang beda agama.
    Saya hindu, pacar saya Kristen.
    Boleh minta alamat email Mba Julia,
    Salam

  53. Eka said

    Mba boleh minta account email nya ga , pengen ngobrol2 ne . . . :)

  54. Dede Sahrul said

    Saya jg sangat tertarik pgn bgt krja di perancis, dan mdh2 saya dapetin wanita perancis jg menetap disana.
    Mohon minta bantuannya supaya bsa krja disana? Thanks..

  55. Lili said

    salut mba julia.. salam kenal ..
    sy menikah dengan org perancis dn sudah tinggal di perancis selama 1 thn 1 bln.. mba tinggal d perancis mna kalau boleh tau?? saya d perancis timur. boleh kan kita ngobrol2 nntinya .. dan punya anak baru 2 bln umurnya ..

  56. dede said

    Mba minta emailnya.saya sedang mengurus proses pernikahan dng calon suami yg mmng dr frence.ingin tanya2 …
    Terimakasih banyak

  57. Esthu said

    Salam kenal Mbak Julia
    Saya esthu, blog ini sgt menarik dan bermanfaat banget. Sekarang sy tinggal di Montigny Le Bretunneux dan sangat senang sekali bila berkenan tidak menggangu waktunya Mbak Julia ,sy bs menelpon untuk share bbrp hal

  58. salam kenal .
    keliatan nya menarik juga ne ,,

    berbagi wawasan yg mendunia sangat menyenangkan ..
    siapa tau dan tidak menyangka rejeki dan kesenangan ada di mana dan entah kapan datang nya …
    info lebih tepat nya minta alamat em@il dong .
    buat angkang-angkang ke sana ..
    siapa tau di indonesia terbengkala di sana engga ..hehehe

    soal nya perlu di coba lalu berbicara ..@_@

  59. desi said

    Halo, salam kenal, saya asal jakarta, sudah mau 12 thn di marseille. (cuman tahu marseille doang, ga pernah keliling ke daerah prancis lainnya). Punya anak 1. Moga2 kita bisa berteman ya, sbg sesama nyokap2 asal indo.

  60. Meilina said

    Crita’y sangat menarik,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 31 other followers

%d bloggers like this: