AKU

  •  

    May 2008
    M T W T F S S
    « Apr   Jun »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  
  • Blog Stats

    • 123,911 hits
  • Top Posts

  • a

  • Spam Blocked

Trik mencari pasangan

Posted by juliach on May 16, 2008

Sabtu minggu lalu, kami diundang teman Zo, Ton dan ceweknya, Nathaly untuk barbeque di rumahnya di pinggir kota Dijon. Acara ini diadakan sebagai tanda terima kasih karena kami membantunya pindahan rumah. Waktu itu aku tidak ikut karena aku ingin shopping bersama temanku, Suni.

Yang datang tidak banyak sih, hanya Polo bersama cewek barunya, Magalie; kami berempat dan Karine seorang diri. Yang lainnya : Sam+pacar; Jean; Jean-Albert+pacar tidak pada datang. Alasannya macem-macem deh.

Acara barbeque ini diadakan untuk makan siang, jadi otomatis acaranya sampai malam. Tidak seperti di Indonesia, ketika tamu datang makanan sudah siap. Di sini, mereka belum apa-apa, jadi kami berpartisipasi : dari menyalakan api, memanggang daging, mengatur meja, dll.

Kalo kita pikir lama sekali ya? Ternyata semuanya berjalan cepat. Selain ngobrol ke sana ke mari, kitapun ikut bermain bersama anak-anak. Tiba-tiba saja, hari sudah mulai gelap, dan kami harus duduk makan malam lagi. Anak-anak yang sudah pada makan malam, mulai kecapaian dan merekapun hanya duduk di depan TV. Sedangkan para cowok, pada kumpul di ruang kerja, ngak tahu apa yang mereka kerjakan. Sedangkan cewek-ceweknya ngobrol di teras belakang sambil makan. Giliran makan keju, aku milih mozarella (keju italia) yang menurutku enak dan tidak bau, Karine yang rencananya habis itu mo keluar kencan mangambil keju yang super bau, lebih bau dari duren busuk….Duh tu cowok bisa lari seperti kilat…

Dari ngobrol ke sana ke mari, akhirnya Karine yang sudah lama menjoblo, penasaran pengin tahu bagaimana mengaet cowok masing-masing dan kendala-kendalanya.

Pertama  : Nathaly, dia mah gampang sekali karena mereka berdua sama-sama dari Le Creusot.

Kedua : Magalie, dia ketemu Polo di bar di Lyon, kendalanya dia bekerja di pabrik dan terkena shift malam juga. Jadi kayak-kayaknya masih gonjang-ganjing. Aku sendiri tahu betul kehidupan si Polo ini, karena dia teman dekat Zo. Sejak kenal Zo, aku juga dikenalkan dengan Polo. Polo ini wajahnya tampan mirip Thomas Jorgie atau siapa itu, pokoknya wajahnya laku untuk penyanyi dangdut atau bintang sinetron.

Ketiga : giliran aku ! Terus terang aku menemukan Zo lewat rubrik pencarian jodoh dari France Telecom, karena dia adalah operator Hp-ku. Nat dan Karine lalu berteriak tidak ampuh cara itu, tapi aku bantah : nyatanya sejak itu aku langsung mendapatkan Zo tanpa menjomblo terlalu lama.

Mo dilanjutkan ngak, tanyaku ke mereka dan mereka langsung mengiyakan. Ok dengarkan, lanjutku. Sebelum launching dataku ke rubrik jodoh, aku siapkan dulu formulirnya. Yeah, seperti mo ngadain rekruitmen pegawe sajalah. Nah, Nat yang bekerja di ANPE atau biro rekruitment tanya apa harus bigini begitu. Ya iya lah, sahutku. Formulir itu harus ada nomer, nama, alamat, telpon, email, pendidikan, pekerjaan, hobi, dll. Bisa si kandidat yang ngisi ataupun kita yang ngisi kalo mo lebih secret. Kalo aku, aku sendiri yang ngisi sewaktu chatting via SMS ataupun e-mail. Cara ini mempermudahku untuk mengetahui sedikit latar belakang mereka. Penilaian/pemilihan bisa dimulai sejak launching data: kalo smsnya isinya ngeseks mulu langsung dihapus dari file, kalo pendidikannya rendah banget juga sama hapus saja, begitu pula pekerjaannya dll…

Tahap kedua : bikin rendez-vous/janji tatap muka. So, pasti jangan diadakan di rumah, harus di cafe/bar/tempat umum. Tatap muka ini jangan terlalu lama, 15-30 menit saja, ok lah maksi 1 jam. Jadi perhari bisa ketemu 12 orang kandidat. Dari wajah, penampilan, gaya bicara, tatap mata, cara minum, aku bisa menarik sedikit kesimpulan dari para kandidat ini.

Tahap ketiga : aku kirim sms untuk mengucapkan selamat Natal 2004 dalam bahasa inggris, waktuy itu aku dalam perjalanan menuju Italia. Dari sebegitu banyak kandidat, ternyata banyak yang ngak ngerti sama sekali bahasa Inggris, jadi aku hapus saja dari listing. Ada juga yang menjawab dengan bahasa perancis, yang ini aku masukkan dalam waiting list. Sedangkan yang menjawab dengan bahasa inggris, aku masukan ke prioritas.

Tahap keempat : sekembalinya dari Italia sebulan kemudian, aku undang lagi mereka yang di daftar prioritas. Kali ini janjiannya di Mac Donald, banyak dari mereka yang menolak. Bagiku tak jadi masalah, tinggal dicoret saja. Tentu saja Ines aku bawa dalam janjian ini. Ini untuk menguji mereka apakah mereka sabar dengan Ines yang waktu itu makannya lelet bener. Bisa 1 sampai 2 jam untuk makan 4 chicken nugget. Kali ini, aku biarkan kandidat yang memilih untuk menghubungiku. Ternyata hanya Zo aja yang masih menghubungiku dan mengajak bertemu. Yang lain pastilah sudah pada give up semuanya.

Tahap kelima : baru diundang ke appartement. Kali ini biarkan saja kandidat yang menentukan. Ternyata Zo masih tetap maju terus pantang mundur.

Tahap keenam : aku baru buka kartu sedikit demi sedikit. Aku harus kembali ke Italia untuk bertemu dengan klientku dan membawanya ke pabrik di Indonesia. Tapi aku tidak bilang secara detail apa yang aku kerjakan. Aku tahu Zo agak mengmbil jarak. Aku tahu apa yang dia pikirkan, pastilah aku bisnis ganja!

Tahap ketujuh : sekembalinya dari indonesia, aku masih tertambat di Italia, karena sampel yang aku kirim melalui DHL hilang, Zo pun ikut membantu menelusurinya. So, dia dapat point dikit lah.

Tahap kedelapan : dia menemuiku sekembalinya dari Italia. Maka aku biarkan saja dia membantuku mengangkat 2 koper yang berat sekali. Tentu saja 1 koper itu bener-bener berat karena isinya sampel kayu jati. Barulah dia lega, kalo aku tidak jualan ganja atau kokain. Karena sudah malam, maka aku tawarkan saja untuk menginap.

Tahap kesembilan : perlu ditanyakan kalo dia pengin punya anak secepatnya.

Tahap kesepuluh : baru deal lah

Ha….ha…ha…. teori ini patut dicoba kata mereka.

 

13 Responses to “Trik mencari pasangan”

  1. tuanSUFI said

    Ada trik yang lupa tuh, khusus utk wanita perancis yang mencari pasangan. Yaitu Online lah pakai skype dengan spesifikasi ‘mengundang’. Pasti tokcer membuat skype-nya krang kring melulu. ;-)

    Karine juga sudah coba pakai e-mail, tapi orangnya enggak mo ketemu. Aku juga sudah sarankan pakai skype dulu-dulu sebelum acara ini. Ternyata yg krang-kring2x itu banyak dari Turky, Aljazair, Mesir, Maroko, Serbia bahkan Cina. Coba skype situ diganti identitasnya : cewek, single, france, skypeme mode on, pasti dalam 10 menit ada 60 biji yang ngebel!

  2. antown said

    angel tenan mbak carane..
    tapi akhirnya dunia maya juga sangat membantu. Kalo misalnya nggak dapat2, apa perlu mencantumkan “single” di profil kita?

    Ndak perlu, takutnya kalo ketahuan aslinya ngak sama dgn profilnya bisa-bisa kecewa dan malah pergi; padahal kau sudah terlanjur jatuh cinta

  3. Edi Psw said

    Wah,tip ini akan aku sampaikan ke temanku yang sekarang lagi jomblo.

    sampaikan aja; siapa tahu berhasil.

  4. lainsiji said

    :lol:
    :lol:
    :lol:

    wah bisa jadi bahan referensi neh
    *baru ditinggal kekasih* ;)

    selamat mencoba, kalo sukses; kasih tahu dong!

  5. bole di tiru ni

    Silahkan

  6. gajahkurus said

    Saya sudah punya pasangan dan buntut 3 ekor laki semua hehe. Tipsnya ntar dikasih ke teman saya, yang sampai saat ini masih ngejomblo :-D

    sip dah, semoga sukses huntingnnya

  7. edratna said

    Tip yang menarik….jadi ada manajemen nya juga ya….untuk menilai mana yang paling tepat.

    Sekaligus juga mestinya pakai curriculum vitae…jadi ingat teman anakku, yang ketemu sama ibunya cowok di mushola….akhirnya saling mengirim CV gara-gara ibunya cowok jatuh hati sama calon mantunya. Hebatnya lagi, akhirnya teman anakku memilih anak pertamanya yang duda dan punya anak kecil…katanya kasihan ibunya sudah meninggal. Saat lamaran, keluarga cowokshock, ternyata ceweknya belum berumur 21 tahun…tapi mereka akhirnya terlihat bahagia. Sayang si cewek temen anakku tak melanjutkan kuliahnya di ITb, karena keburu repot, dan kerja si cowok jauh di luar pulau Jawa.

    Akupun juga begitu. Zo, cowokku sekarang orangnya anteng banget. Dulu aku ambisi jadi bisnis woman. Begitu sama Zo, dia yang sering ngurus anakku (dari suami I) sewaktu aku tinggal di luar kota. Suatu saat gantian dia yg pergi ke LN, hal ini yang menjadi pikiranku, jika kami berdua tugas ke LN bersamaan, lalu anak-anak sama siapa? Berhubung usahaku beresiko tinggi, akhirnya aku mundur secara teratur. Bukan dia yang menyuruh aku berhenti.

  8. natazya said

    heuheuehueh ini lucu sekali! saya juga baru saja akhirnya menetapkan satu pilihan pada seseorang yang rasanya tidak ada orang menyangkan akan saya jadikan pasangan karena menurut saya dia yang paling serius menyatakan mau menikah dengan saya! ^_^

    sekalipun masih agak kesal karena kayanya dia tidak begitu excited dengan konsep saya punya anak… huh… nantilah dirubah ^_^

    Selamat ya sudah menemukan pendamping. Semoga selalu rukun-rukun saja. Jika ada masalah sebaikan segera kalian berdua diskusikan.

  9. Meri said

    Tipsnya menarik, maybe I’ll try

    I have a crash to a guy, but the problem is hanya dia bisa telp g. Telpnya sering mati, out of conection… pokoknya bikin sebel.

    What do u think about him ?

  10. Petani strawbery said

    Bu natazya emang target punya anak brp?Sekarang bpk gak mau mikirin hal2 yg aneh2 Coba liat diwebsite www:jualstrowberiku.com
    Hasil kebun bapak strawbery buahnya bpk jual murah tuh sampai hrg 1000/pcs.kan lumayan,tuk kekasih lambang dmaicinta kalian semua

  11. qie said

    aq suka banged ma seorang cowo, dah hampir 5 thn aq suka ma dia, v ampe ckrang belum aja bisa jadian… gmn y biar aq bisa dkt dia???????????

  12. jono said

    huehehehhe blogwalking sampe sini… ok juyga

    Makasih udah berkunjung!

  13. oya aku maw minta responce dari kamu nie,,,,,,,,,,gimana sih cara nya dapet cowok impian untuk menjadi pacar aku beneran soal nya aku udah gk tahan memendam perasaan ini sendirian,,,,,,,,pleace bantu aku y,,,,,,,,,,,,,,,

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>