AKU

  •  

    June 2009
    M T W T F S S
    « May   Jul »
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    2930  
  • Blog Stats

    • 116,980 hits
  • Top Posts

  • a

  • Spam Blocked

Berlibur? Pentingkah?

Posted by juliach on June 11, 2009

Hei … liburan sudah dekat! Pasti banyak yang lagi bingung mikirin liburan anak-anak. Atau “don’t care” soalnya waktu kecil liburan ya libur aja di rumah.

Kalo aku termasuk golongan yang pertama: yang sibuk mikirin liburan anak-anak dan tentu saja liburan bagi diri sendiri. Alasannya:

-Mengganti suasana

Aku pasti ingin keluar dari rumah karna selama musim dingin sudah hibernasi alias dekem di rumah terus jika tidak ada yang perlu dikerjakan di luar. Aku tak mau juga anakku bosan tinggal di rumah terus. Hati-hati liburan di Eropa tidak seperti di Indonesia. Di sini liburan sangat panjang sekali: 2 bulan penuh.

- Mengakrabkan hubungan antar aggota keluarga

Berapa jam sehari kita bisa bertemu anak-anak? Walaupun aku bukan ibu yang bekerja, hanya bertemu dengan Ines, anakku 6 jam sehari. 6 jam ini bukan sepenuhnya untuk dia, masih disambi kiri-kanan loh. Apalagi sejak aku mengerjakan aktifitas sosial maupun pribadi, waktu untuk Vicky pun mulai berkurang.

Oleh sebab itu liburan itu sangat penting. Di mana kita bisa komunikasi dengan anak, tanpa ada gangguan telpon yg berdering, teman yang ikut nimbrung …

- Melatih anak lebih mandiri

Sekarang Inès sudah menyiapkan barang-barangnya sendiri jika kami mo bepergian. Walaupun masih berumur 2th4bln, Vicky sudah membawa tas perbekalannya masuk ke mobil. Oups … semuanya harus bekerja sama.

Untuk liburan aku memang sudah menyisihkan budget khusus setiap bulan, plus setiap tahun aku mendapat dari pemerintah cek liburan.

- Menambah ilmu dan pengalaman

Jangan beranggapan berlibur itu hanya enak-enak saja dan tidur-tiduran aja di hotel! Kalo mau tidur … ya lebih baik tinggal di rumah aja. Tak perlu pergi jauh-jauh hanya untuk tidur.

Biasanya aku memplanning paling tidak 1x kunjungan ke museum, mengelilingi kota yang aku kunjungi bisa dengan bersepeda atau berjalan kaki+transport umum, mengunjungi tempat-tempat yang menarik di kota itu, seperti Aquarium di Barcelona, pabrik permen traditional di Pesenas, mengunjungi park naturel/cagar alam, … dan tidak lupa mencicipi makanan lokal di tempat itu. Ya tentu saja … harus makan di restoran/café lokal. Ngak bakalan aku minum kopi di Cafe Starbuck di Napoli atau di Jakarta atau makan pizza di Senegal.

- Menurunkan bakat

Karna bakatku keluyuran, maka anak-anakku juga harus memiliki bakat yang sama. Pokonya aku tidak mau pada suatu saat anakku menelponku,” Mama, aku tidak tahu bagaimana harus pergi ke Toulous dari Bordeaux…”

Sangat bahagia rasanya jika anakku nanti membuat suatu photo yang sangat indah sekali dengan sepucuk surat,” Aku harus buru-buru ke luar dari hutan, karna aku teringat padamu, Maman. Kemarin aku motret elang, sehingga hari ini aku harus kirim foto itu untukmu!”

- Demokrasi

Sehari-hari karna rutinitas dan wajib sekolah, sering anak-anak melakukan hampir semua kegiatan dengan “WAJIB”. Lain halnya saat liburan, semua kegiatan biasanya direncanakan bersama

- Rileks

Bagiku rutinitas sangat menyebalkan. Aku bukan termasuk orang yang bisa dengan mudah mengikutinya. Bisa dibayangkan dengan anak-anakku. Mungkin bagi mereka, hal ini sangat menyebalkan sekali: bangun tidur, persiapan, pergi ke sekolah, makan siang, kembali ke sekolah, sore hari persiapan buat esok hari, makan malam, persiapan utk tidur, tidur dan esok masih sama … plus harus buru-buru …

Semua aktifitas selama liburan sudah aku rencanakan dengan matang. Tetapi pelaksanaannya tetap dengan tenang dan rileks. Misalnya: hari ini kita harus mengunjungi reserve naturel, maka kita harus berangkat agak pagi sekitar jam 5-6 pagi dan keesokan harinya kegiatan bisa dimulai jam 10-11 pagi. Jika hari ini harus banyak jalan kaki, maka keesokan harinya kita hanya tiduran di pantai laut/danau.

- dan masih banyak lagi manfaat liburan

Bagai mana dengan anda?

25 Responses to “Berlibur? Pentingkah?”

  1. masDan said

    Waaa.. Sayah Jadi Kangen Rumah, Soalnya Ibuk saya itu juga Concern sama Liburan anaknya … Tapi, setiap tahun biasanya hanya Sekali, Karena Masalah Budget Juga …

    Tapi liburan tidak berarti harus pergi ke luar kota bukan?

  2. yorick said

    ikuuuuuuttt….

  3. TuanSUFI said

    Julia, 13-17Juni ini sy dapet limpahan tiket TGV gratis PP Le Creusot – Paris nih… ambil ngga ya? lumayan sih utk ngilangin stress kerjaan Lab.

    Kayaknya mesti diambil ya, liburan gratis, hemat 100 euro :)

    Sikat aja! palagi cuaca lagi ngak ngenah gini … dari pada kena syndrom dingin-dingin ….

  4. suryaden said

    setuju, memang harus dimanfaatkan dengan baik waktu liburan dengan diisi kegiatan keluar daerah atau kota, sekalian banyak manfaatnya, bagi anak yang jelas tambah pinter karena mengetahui dan berkenalan dengan banyak hal baru,…

  5. *hari said

    doooh..
    liburan sekalipun ngga keluar kota tetep aja ngabisin banyak duit. Apalagi untuk yg tinggal di sekitaran Jakarta, mana ada yg ngga ngeluarin duit sih?
    sepertinya saya terlalu miskin untuk bisa berlibur… :lol:

  6. mascayo said

    liburan 2 bulan?
    waduh .. saya bisa jadi full time blogger nih :)

  7. Wew..
    Namanya manusia..
    Tentu perlu bwt berlibur..
    Untuk menghilangkan kejenuhan sejenak..
    Untuk me-refres-kan otak..
    Hehehe..
    Met berlibur aja ya ce.. ;)

  8. depz said

    i always like travelling
    wiken adalah kesempatan u/ berlibur dan travelling

  9. zee said

    Kalo aku terakhir liburan ya kemarin waktu ke Lombok. Yup. nanti juga kalo anakku sudah besar tentu harus diajar untuk mandiri dan tidak manja.

  10. Vicky said

    Keluarga saya tipe adventurir. Tiap musim liburan, ayah saya ambil cuti seminggu supaya kami bisa keluar kota mengunjungi kerabat atau sahabat keluarga. Kami selalu pilih rute jalan dan mode transportasi yang beda-beda. Hasilnya ketika saya besar sekarang, saya jadi tau lebih banyak tempat daripada teman-teman sepermainan saya. Saya jadi tidak ragu harus bekerja sendirian di luar kota. Saya menikmati hidup mandiri dan melihat dunia, berkat orang tua saya yang mengajari liburan rutin ketika saya kecil.

  11. kalau saya sangat jarang bisa benar-benar menikmati libur yang satu hari

  12. Perluu banget liburan. Setahun biasanya dua kali. mid of year and end of year.

    Pikiran jadi fresh. Btw kak enak bgt ya bisa dpt cek liburan?
    Aku di jkt koq gak dpt ya dr pemerintah.

    Garuk – garuk kepala :p hehehee

  13. antown said

    ….dan kalau liburan jangan lupa bawa kamera. karena bakal banyak momen indah. saya ingin liburan. tapi tak tahu mau kemana…

    Kalo aku pengen ke reserve naturel burung atau ke alpen utk motret marmotte …

  14. enak dan penting atuh kalau duitnya ada, tapai kalu gak ada yah tetap penting jadi kudu punya duit, wakakakakakakakkk

    Siapkan bekal …ambillah sepeda … pergilah ke bogor lewat kampung-kampung … istirahatlah dimana anda bisa istirahat (mungkin di mushola/masjid) … masih perlukah uang?

  15. suwung said

    kalo bagi diriku penting banget waktu untuk ketemu anak bini

    Iya dong … masak ngliat bini hanya 3 jam/hari?

  16. Anune said

    Yah, bagiku sih berlibur enakan di rumah mbak, habis sudah terlalu banyak ke luar sih, seminggu hampir 2 kali ke luar :roll:

    Berarti anda menganti suasana dari luar rumah menjadi dalam rumah! Bagus itu!

  17. masher said

    Untuk pengganti suasana liburan memang perlu dan perlu bangetz, padalagji bareng keluarga..

  18. fery79 said

    ditunggu hasil jepret-jepret kameranya, hihihii

  19. tuyi said

    Bentar lagi liburan…
    Rencana saya juga mau ke Bali…
    hehe.., selamat liburan Bu’…?

  20. alfaroby said

    dan satu lagi yang ketinggalan
    berlibur ternyata selain dapat menghabiskan uang.. juga dapat mendapatkan jodoh juga lho..
    sapa tahu jodoh kita ada di Bali atau di Lombok..
    emm.. bahkan di Jogja mungkin…????
    hehehe

    Ya benar dan juga bisa bikin perceraian loh!

  21. Manfaat liburan ternyata banyak juga, ya ?

  22. madi said

    pengen bgt liburan… tapi sayangnya masih ada kegiatan yang gak bisa ditinggalin T.T..

    Bagaimanapun kita harus tahu menyetop kegiatan …

  23. Huang said

    Aku juga segera butuh liburan :)

    ayo cepat bikin planning!

  24. lescaboma said

    jaman kecilku dulu juga ga kenal yang namanya liburan. maklum, kami dari keluarga pas2an. bisa makan selama 12 bulan penuh aja udah bagus.

    sekarang, buat aku liburan itu penting banget. seperti “makanan buat jiwa”. sampe aku usahakan untuk sediakan budget khusus buat liburan.

    di sini libur sekolah rata2 1 bulan. tahun ini karena kesibukan bapaknya dan keterbatasan budget, kami ga berlibur ke tempat yang jauh2. cuman di sekitar jakarta aja. yang penting, anak2 bisa melakukan hal2 menyenangkan yang belum tentu bisa dilakukan setiap hari… :D

  25. sautparl said

    ikuti liburan….

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>